Home Bandara Penumpang Keluhkan Tingginya Biaya Ekstra Bagasi Sriwijaya Air Rute Manado – Bandara...

Penumpang Keluhkan Tingginya Biaya Ekstra Bagasi Sriwijaya Air Rute Manado – Bandara Soetta

0

Penumpang Sriwijaya Air mengeluhkan tingginya biaya surcharge atau biaya tambahan untuk kelebihan bagasi. Keluhan datang dari seorang penumpang, Suhandi (30).

Ia merupakan penumpang Sriwijaya Air SJ-603 rute Bandara Sam Ratulangi, Manado-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang pada Jumat (19/7) malam.

Dia beserta istri dan kedua anaknya memperoleh baggage allowance atau bagasi cuma-cuma (tercatat) sebanyak 45 kilogram atau 15 kilogram per penumpang di setiap perjalanannya. Sementara dirinya membawa bagasi seberat 49 kilogram.

Ia pun terpaksa membayar surcharge sebesar Rp 1,4 juta atau dikenakan biaya surcharge sebesar Rp 350 ribu per kilogramnya saat check-in di Bandara Sam Ratulangi.

“Kalau cuma kisaran 80 ribu per kilogram sih enggak apa-apa ya, ini sampai 350 ribu per kilogramnya,” keluh Suhandi saat ditemui tangerangonline.id, Sabtu 20/7/2019)

Pria yang akrab disapa Tagor ini mengaku sangat terbebani dengan surcharge atas kelebihan bagasinya tersebut.

“Ya jadi harus keluar biaya doubel (berlipat), itu saja saya sudah over 4 kilogram yang harus dibayar 1,4 jt. Mau tidak mau saya bayar dari pada saya batal berangkat,” keluhnya.

Tak hanya itu, dirinya pun terpaksa merelakan barang bawaannya yang lain ditinggal di Bandara Sam Ratulangi. Hal ini ia lakukan untuk menghindari surcharge yang menurutnya tidak masuk akal.

“Ya terpaksa saya tinggal barang bawaan saya, dari pada saya harus membayar lebih besar lagi. Sama saja saya seperti beli tiket pesawat baru untuk sekularga,” katanya.

“Kurang lebih 20 kilogram yang saya tinggal disana, coba saja dikalikan 350 ribu per kilogramnya sudah berapa duit saya harus membayar,” tambahnya.

Dirinya juga mengeluhkan kurangnya informasi terkait biaya kelebihan bagasi dari maskapai Sriwijaya Air.

“Sebaiknya mungkin diinformasikan dari awal untuk biaya kelebihan bagasi. Jadi kita bisa mengantisipasi atau menyiapkan uang untuk bagasi,” tuturnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air, Retri Maya saat dikonfirmasi belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut. (Rmt)