Home Index Walikota Tangerang Imbau Masyarakat Tidak Adakan Agustusan yang Mengundang Kerumunan

Walikota Tangerang Imbau Masyarakat Tidak Adakan Agustusan yang Mengundang Kerumunan

0

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau masyarakat Kota Tangerang agar mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah mulai 1-31 Agustus 2020.

Akan tetapi, Arief meminta agar masyarakat tidak membuat kerumunan dimasa pandemi Covid-19 ini.

Kali ini Pemerintah Kota Tangerang meminta kepada masyarakatnya untuk tidak mengadakan kegiatan keramaian di lingkungan.

Bahkan tradisi perlombaan atau Agustusan bahkan pengibaran upacara pengibaran bendera merah putih harus dengan sesuai protokol kesehatan.

“Kita sudah mengimbau kepada masyarakat mulai 1 Agustus ya kita ajak masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih. Ini rasa syukur meskipun di tengah pandemi sesuai dengan semangat para pendahulu kita,” kata Arief, Senin (3/8/2020).

Menurut Arief, pengibaran bendera merah putih ini akan menjadi simbol membangun Indonesia khususnya di Kota Tangerang. Namun ihwal perlombaan yang biasa digelar, Arief meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita imbau kepada masyarakat jangan mengadakan kegiatan yang sifatnya kerumunan, jadi kegiatan masyarakat dilakukan harus tetap dengan protokol kesehatan Covid-19. Jadi lombanya kalau mau bikin lomba, buat yang tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

Arief mencontohkan, saat ini seluruh instansi yang ada dibawah naungan Pemkot Tangerang sudah memperkecil kegiatan yang mengundang kerumunan.

“Seperti Dispora membuat kegiatan kelompoknya diperkecil, dilakukan tanpa mengurangi semangat untuk berkompetisi dan kebersamaan,” ujarnya.

Dia juga mengaku telah mendapat arahan dari Sekretariat Negara untuk tidak banyak melibatkan anggota atau masyarakat dalam upacara pengibaran bendera di tahun ini.

“Kita dapat arahan dari Setneg, yang dilaksanakan Pemkot hanya dari Forkopimda dan eselon 2, ditambah sedikit pasukan dari TNI/Polri. Jumlahnya sekitar 50 orang saja, dan itu diarahkan di pusat pemerintahan saja. (Sementara) yang di kecamatan juga (upacara) dengan lurah saja,” tandasnya. (Bal)