Home Berita Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Polda Banten Percepat Vaksinasi

Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Polda Banten Percepat Vaksinasi

0

Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Polda Banten menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) untuk membahas percepatan progaram vaksinasi covid-19 di Rupatama Polda Banten, Selasa (23/11).

Rakor ini digelar untuk menindaklanjuti Pemberlakukaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan kondisi faktual masih adanya 3 kabupaten yang masih rendah pencapaian program vaksinasinya di Banten yaitu Lebak, Pandeglang dan Serang.

“Polda Banten menggagas rapat koordinasi untuk percepatan vaksinasi, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, juga menindaklanjuti penyampaian Menko Marives dalam evaluasi terakhir yang memotivasi 3 kabupaten di Banten untuk meningkatkan jumlah vaksinasinya,” kata Ery Nursatari.

Percepatan vaksinasi membutuhkan kerjasama dan koordinasi yang sinergis antar instansi, baik Pemerintah Propinsi, Polda Banten dan Korem 064/MY hingga ke tingkat Pemkab/Pemkot serta jajaran Polres dan Kodim.

“Kita jangan terlena, peningkatan jumlah Covid-19 mulai terjadi di Eropa dan negara tetangga, lebih baik kita pertaruhkan kinerja kita untuk secara maksimal menanganani Covid-19 menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 ini, sehingga serangan Covid-19 gelombang berikutnya tidak terjadi lagi di wilayah kita,” kata Ery.

Dalam Rakor tersebut hadir juga Komandan Korem 064/MY Brigjen TNI Yunianto mengingatkan bahwa rendahnya vaksinasi di beberapa Kabupaten di Banten juga menjadi concern Presiden Jokowi ketika berkunjung ke wilayah Banten beberapa waktu lalu.

“Perlu kerja keras dan terobosan kreatif dari kita untuk percepatan ini dan Korem Maulana Yusuf pun telah memberdayakan ratusan vaksinator dari luar wilayah, 40 orang di Kodim Pandeglang, 45 orang di Kodim Serang, 45 orang di Kodim Lebak, ini khusus untuk mempercepat vaksinasi,” kata Yunianto.

Danrem juga mengharapkan agar dalam waktu ke depan, vaksinasi dapat dilakukan siang dan malam, agar pada Desember nanti, vaksinasi sudah mencapai 80%.

“Harapannya, vaksinasi siang dan malam dapat dilakukan sehingga pada Desember nanti sudah 80% warga tervaksin apalagi ada stimulus paket sembako,” kata Yunianto.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Hj. Ati Pramudji Hastuti menyampaikan perlunya mobilisasi warga untuk divaksin. Upaya yang telah dilakukan pemerintah saat Pilkades lalu masih belum memuaskan karena capaian vaksinasi masih sangat rendah saat ini.

“Camat, lurah dan perangkat desa perlu dioptimalksan dalam menghimpun dan memobilisasi massa, sehingga capaian vaksinasi setiap hari dapat meningkat,” kata Ati Pramudji.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) di mana pun berada. Terutama memakai masker dan mengurangi mobilitas.

“Tetap prokes, ingat!” pesannya. (juma)