Perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan etika yang kuat. Kesadaran akan tanggung jawab sosial menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Nilai inilah yang perlu ditanamkan sejak dini, khususnya kepada generasi muda yang sedang dipersiapkan menjadi calon wirausahawan, termasuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Sebagai lembaga pendidikan vokasi, SMK memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha secara mandiri. Namun demikian, praktik kewirausahaan di kalangan siswa sering kali masih berorientasi pada keuntungan semata, tanpa disertai pemahaman yang memadai mengenai etika bisnis dan tanggung jawab sosial. Padahal, keberhasilan usaha jangka panjang sangat ditentukan oleh kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap konsumen serta lingkungan sekitar.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Yadika 12 Depok. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pendampingan kepada siswa agar mampu menerapkan prinsip tanggung jawab sosial dalam kegiatan kewirausahaan yang mereka jalani.
Kegiatan PKM dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, serta simulasi dan praktik usaha sederhana. Materi yang diberikan menekankan bahwa kegiatan usaha tidak hanya berorientasi pada pencapaian laba, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian sosial. Siswa diajak untuk memahami bahwa setiap keputusan usaha memiliki dampak, baik bagi konsumen, lingkungan, maupun masyarakat.
Dalam sesi penyampaian materi, siswa dibekali pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan yang berlandaskan etika dan tanggung jawab sosial. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan antusiasme siswa dalam memahami peran wirausaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kebermanfaatan sosial. Melalui studi kasus, siswa dilatih untuk menganalisis permasalahan usaha sederhana dan menentukan solusi yang etis serta bertanggung jawab.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan tanggung jawab sosial mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya etika bisnis dalam berwirausaha. Siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu memberikan contoh penerapan tanggung jawab sosial dalam kegiatan usaha sederhana. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial mulai tertanam sebagai bagian dari karakter wirausaha yang ingin mereka bangun.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan siswa SMK mampu tumbuh menjadi wirausaha muda yang beretika, mandiri, dan profesional. Penerapan tanggung jawab sosial sejak dini menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya kompeten secara keterampilan, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang kuat.
Dengan demikian, penerapan tanggung jawab sosial dalam usaha siswa SMK bukan sekadar konsep pembelajaran, melainkan sebuah investasi karakter yang akan menentukan kualitas wirausahawan masa depan dan kontribusinya bagi masyarakat.
Penulis : Mohamad Sofyan Hadi, Septi Maranatha

