Dalam pertemuan dengan media massa di acara Indo Defence 2018 Expo and Forum, Airbus menyatakan siap menjawab kebutuhan Indonesia di bidang militer, luar angkasa, dan helikopter dengan produk layanan mutakhir.
Pihak Airbus menyatakan bahwa Indonesia merupakan pelanggan yang sangat penting untuk produk pesawat dan helikopter.
Managing Director Airbus Helicopters, Ludovic Boistot, mengatakan, Airbus unggul dalam segmen helikopter dengan lebih dari 150 helikopter sipil dan militer beroperasi di Indonesia.
Secara khusus, Boistot, menyoroti kemampuan multiperan helikopter H225M dari keluarga Super Puma dan Helikopter ringan serbaguna bermesin ganda H145M, serta bagaimana kedua helikopter ini menjawab kebutuhan Indonesia.
“H225 yang telah terbukti kemampuannya di medan tempur, merupakan helikopter multiperan yang cocok untuk berbagai misi.H145M yang berukuran menengah ini merupakan flatform berbiaya rendah.Helikopter ini dapat melaksanakan berbagai misi, mulai misi pengangkutan hingga pengintaian,” kata Boistot.
“Kami memiliki pusat pemeliharaan, perawatan dan overhaul di Indonesia.Kami juga berencana untuk mengembangkan kehadiran kami di Indonesia di tahun- tahun mendatang,” kata Ludovic dalam keterangan persnya, Kamis (8/11/18) di Stan Airbus di Indo Defence 2018 Expo and Forum, JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
Sementara itu, Head of Airbus Defence and Space, South East Asia, Johan Pelissier, mengatakan, pesawat C-295 telah membantu modernisasi armada transportasi TNI AU dan membuktikan kemampuannya dalam berbagai misi militer dan kemanusiaan. Salah satunya melakukan misi kemanusiaan di Lombok dan Palu, beberapa waktu lalu.
“Selain pesawat militer, Airbus juga bekerjasama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) untuk menggunakan gambar dan konstelasi satelit Pleiades dan TerraSAR-X untuk memonitor dan mengoptimalkan sumber daya alam Indonesia,” bebernya.
Airbus juga memproduksi pesawat angkut taktis A400M yang telah menunjukkan kemampuannya dalam misi transportasi dan kemanusiaan. A400M adalah pesawat paling modern dikelasnya, pesawat ini dapat terbang dua kali lebih jauh dibanding pesawat kompetitor dan dapat menampung bahan bakar dua kali lebih banyak.
” A400 juga dapat mengangkut kargo dengan beban muatan yang berat dan berukuran besar, juga memiliki kemampuan unik untuk mendarat di landasan pendek dan tidak beraspal, meski membawa muatan yang berat,” kata Johan.
Selain itu, kata Johan Pelissier, terdapat pula A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT) yang mampu melakukan misi transportasi strategis dan pengisian bahan bakar pesawat di udara.(MRZ)

