Home Berita Gedung Organda Tangsel Nyaris Ambruk

Gedung Organda Tangsel Nyaris Ambruk

0

Gedung Organisasi Perusahaan Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dibangun sejak tahun 2003 lalu, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan bahkan nyaris ambruk. 

Kondisi semakin diperparah lantaran gedung yang pernah menjadi satu salah satu ruang Fraksi di gedung DPRD Tangsel itu, beberapa bagian atapnya ikut di bongkar lantaran adanya pembangunan gedung DPRD Tangsel yang saat ini masih di garap pengerjaannya.

“Kalau hujan parah, kami disini kebanjiran karena sebagian atapnya sudah dijebol,” kata Ketua Organda Tangsel, M Yusro Siregar di temui di kantornya di kawasan Kecamatan Setu, kemarin.

Menurutnya, pembongkaran atap gedung Organda dilakukan saat dia tidak berada di kantor. Sehingga, ia pun tidak mengetahui jika gedung yang dibangun oleh Organda sendiri itu atapnya di bongkar.

“Kebetulan pada saat di lakukan pembongkaran, saya sedang di luar kota. Saya juga menyesalkan pembongkaran itu. Kalau waktu itu ada saya, pasti saya larang,” katanya.

Yusro menambahkan, gedung yang ia tempati bersama stap yang mengurusi masalah administrasi itu, serba kesulitan lantaran kondisi kantor yang di anggap mengancam keselamatannya ini.

Menurutnya, untuk mengajukan bantuan perbaikan gedung, Yusro mengaku kebingungan. “Mau cari bantuan kemana, emang ada bantuan? Gedung Organda itu kan tanggung jawab masing-masing daerah. Dari Organda pusat tidak ada, justru daerah yang membantu pusat,” beber Yusro.

Meski gedung Organda Tangsel kondisinya memprihatinkan bahkan nyaris ambruk, Yusro mengaku tak berniat untuk mengajukan bantuan kepada pemerintah. Sebab menurutnya, hal itu tidak perlu dilakukan.

“Ngak usah juga ngak apa-apa, kita lihat saja nanti,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubminfo) Tangsel, Taryono mengatakan gedung Organda yang kondisinya rusak parah tersebut merupakan bagian dari gedung uji kendaraan umum atau Kir yang dalam waktu dekat akan dilakukan rehab.

“Kan mau direhab bersama gedung uji Kir, kajiannya sudah ada. Tahapan berikutnya adalah pengadaan lahan gedung kemudian baru dilaksanakan pembangunannya,” singkat Taryono. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here