Home Citizen Rep Koalisi Mahasiswa UIN Protes Pembubaran Bedah Film ‘Pulau Buru Tanah Air Beta’

Koalisi Mahasiswa UIN Protes Pembubaran Bedah Film ‘Pulau Buru Tanah Air Beta’

0

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyesalkan sikap arogan Front Pembela Islam (FPI) yang membubarkan acara diskusi dan bedah film ‘Pulau Buru Tanah Air Beta’ yang akan di tayangkan pada (Rabu, 16/3/2016) di Goethe Haus, Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deni Iskandar, juru bicara Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) pada Kamis (17/03/2016).

“Kami menyesalkan arogan FPI yang telah bersikap sepihak terhadap diskusi film tersebut, karena ini kesekian kalinya terjadi di negeri ini, terakhir kita tahu juga ada pembubaran yang sama di Yogyakarta saat pemutaran film senyap, pada 17 Desember 2014 lalu.

Film yang disutradarai oleh Rahung Nasution ini awalnya ingin dibedah di Goethe Haus, Jakarta, namun FPI membubarkan acara bedah film tersebut.

“Bangsa ini sudah dewasa untuk memahami sejarahnya sendiri, jadi tidak perlu ada lagi ketabuan sejarah yang diwariskan untuk generasi mendatang,” ungkap Deni tegas.

Mahasiswa juga menuntut agar FPI dapat ditindak tegas atas aksi tersebut, karena dinilai telah mengancam kebebasan berpendapat di Indonesia.

“Bagaimana pun kebebasan berpendapat merupakan prasyarat dari negara demokrasi, di Indonesia kebebasan berpendapat, kebebasan berbicara itu dijamin oleh Undang-undang,” tambah Deni.

Selain itu, Whisnu Yonar, pimpinan produksi film tersebut juga menjelaskan pihak Goethe diancam jika tetap memberikan tempat untuk menayangkan film ‘Pulau Buru Tanah Air Beta’, maka FPI akan berdemo.

Film ‘Pulau Buru Tanah Air Beta’ ini merupakan film dokumenter yang mengangkat tragedi kemanusiaan 1965. Film ini banyak mengangkat korban dan penyintas tragedi kejahatan kemanusiaan 1965/setelahnya di Indonesia. (Kiriman: Pernyataan Sikap Koalisi Mahasiswa UIN)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here