Home Berita Ada 1.151 Kasus Selama Operasi Simpatik di Tangsel

Ada 1.151 Kasus Selama Operasi Simpatik di Tangsel

0
Satlantas Polres Tangsel saat melakukan Operasi Simpatik

Operasi Simpatik Jaya yang sudah berjalan sejak 1 Maret 2016 lalu telah selesai pada hari ini, 21 Maret 2016. Kegiatan yang sudah dilakukan di seluruh Indonesia selama 21 hari ini berjalan dengan hasil kasus yang cukup banyak khususnya di kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Jumlah kasus yang didapat selama Operasi Simpatik oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Tangsel yaitu 1.151 kasus dan jumlah tersebut belum termasuk hari terakhirnya.

Angka tersebut merupakan jumlah dari seluruh kasus salah satunya pelanggaran lalu lintas karena menurut Kanit Laka lantas Polres Tangsel, Ipda Harri Rahmat kesadaran warga akan peraturan lalu lintas masih sangat minim.

“Karena kesadarannya kurang, rata-rata faktor manusianya yang masih kurang,” ujar Ipda Hari kepada tangerangonline.id.

Operasi Simpatik yang dilakukan di setiap titik wilayah Tangsel ini paling banyak didapatkan yaitu kasus pelanggaran lalu lintas yaitu pelanggaran helm dan SIM terutama di wilayah Ciputat dan Serpong karena memang di dua wilayah itulah yang paling banyak didapatkan pelanggarannya.

“Daerah yang sering didapet itu Ciputat sama Serpong dengan pelanggarannya itu helm dan SIM tapi itu juga jumlah kasus yang paling banyak di Tangsel,” ucapnya.

Meski demikian, Ipda Hari Rahmat membeberkan, kasus di Tangsel ini mengalami penurunan seperti kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di bulan November berjumlah 108 kasus sedangkan sekarang hanya berjumlah 4 kasus laka lantas.

Hal itu terjadi karena pihak Satlantas selalu melakukan tindakan seperti himbauan kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

Pihak Satlantas berharap semoga masyarakat Tangsel sadar dengan peraturan-peraturan lalu lintas yang sudah dibuat karena ini merupakan kunci keselamatan dalam berkendara.

“Harapannya itu masyarakat Tangsel pada umumnya bisa tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan nomor satu,” ujar Hari. (Tan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here