Home Berita Dishubkominfo Sidak Bandara Pondok Cabe, Hasil Uji Kelayakan Diketahui Akhir April

Dishubkominfo Sidak Bandara Pondok Cabe, Hasil Uji Kelayakan Diketahui Akhir April

1

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama sejumlah pejabat dari Kementerian Perhubungan meninjau lokasi Bandara Pondok Cabe di kawasan Kecamatan Pamulang, Rabu (30/3/2016).

Kedatangan sejumlah pejabat tinggi tersebut, untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait persiapan Bandara Pondok Cabe yang dalam waktu dekat ini akan beroperasi secara komersil. Sidak yang meliputi segi pelayanan serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) di bandara tersebut, dilakukan sekira pukul 12.00 WIB.

Satu-persatu fasilitas yang ada di bandara tersebut dilakukan pemeriksaan mulai dari peron bandar serta landasan pacu pesawat.

Kepala Bandara Pondok Cabe, Suarob Widodo menjelaskan, hingga saat ini Bandara Pondok Cabe tengah menunggu hasil penilaian kelayakan bandara. Akhir April ini, rencananya penerbangan pivate segera dilakukan. Sedangkan untuk penerbangan maskapai Garuda, belum jelas kapan waktu pengoperasiannya.

Sedangkan kesiapan bandara Pondok Cabe secara menyeluruh telah siap baik untuk peron bandara dan landasan pacu pesawat. “Sekarang tinggal menunggu hasil uji kelayakan saja, akhir April ini sudah bisa dilakukan penerbangan pesawat pribadi,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Suarob, penerbangan pesawat pribadi yang tadinya ke bandara halim perdana kusuma, akan dipindahkan ke bandara Pondok Cabe. “Ada dua maskapai pesawat pribadi yang akan mendarat dan beroperasi di Bandara Pondok cabe,”ucapnya.

Suarob menambahkan pesawat yang akan beroperasi di bandara Pondok Cabe, merupakan jenis pesawat ATR-72 (pesawat baling-baling) dan bukan pesawat Boeing ataupun Jet. Begitu juga untuk maskapai Garuda.

“Jadi, pesawat baling-baling yang mendarat, dengan penumpang sebanyak 70,” terangnya.

Sedangkan untuk maskapai garuda, lanjut Suarob, dirinya belum mendapatkan kepastian dari maskapai tersebut. “Rencananya, Garuda akan terbang sehari lima kali. Rute terdekat saja, seperti Jawa Tengah, Jogja, Solo, Lampung dan Palembang,” ungkapnya.

Ditanya mengenai masalah sosialisasi Bandara Pondok Cabe ke masyarakat? Suarob mengaku sudah melakukan sosialisasi. Meskipun begitu, ia tidak menjelaskan kawasan mana saja yang telah dilakukan sosialisasi terkait pengoperasian bandara tersebut. Dirinya menekankan bahwa dengan beroperasinya bandara pondok cabe, akan membuka peluang bisnis. Dampaknya, pertumbuhan ekomoni akan dirasakan masyarakat.

“Kami berharap dukungan pemerintah, untuk membuka aksesibilitas jalan bandara Pondok Cabe,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Tangsel, Sukanta mengaku setuju dengan adanya komersialisasi bandara Pondok Cabe. Dampaknya, menurut dia, dampak perekonomian masyarakat yang ada di kawasan bandara akan meningkat.

Namun begitu, Sukanta menjelaskan, rencana akan beroperasinya bandara Pondok Cabe menjadi bandara komersil, komunikasi anatara Dishub Tangsel dengan pihak bandara Pondok Cabe sempat tersumbat. Lantaran tak ingin terjadi polemik berkepanjangan, pihaknya mendatangi langsung bandara Pondok Cabe untuk mengetahui secara menyeluruh tentang komersialisasi Bandara Pondok Cabe.

“Dengan beroperasinya bandara Pondok Cabe ini, mudah-mudahan pertumbuhan perekonomian di kawasan itu semakin meningkat. Dan ini akan menguntungkan masyarakat setempat,” ucap Sukanta. (Dra)

1 COMMENT

  1. Dari awal peruntukannya memang bandara private.

    Perubahan dari bandara private ke komersial, nampaknya tidak direncanakan dengan matang, dan hanya pencitraan sesaat.

    Yang timbul kegaduhan ….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here