Home Berita Menteri Perindustrian dan Kadin Timur Tengah Dorong Kualitas Produk Islami

Menteri Perindustrian dan Kadin Timur Tengah Dorong Kualitas Produk Islami

0

Upaya dalam mengisi peluang produk yang berbasis Islam di tengah era persaingan global terus dilakukan. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mencatat, Indonesia berada pada peringkat ketiga (12%) eksportir produk halal di pasar dunia. Melalui Pameran Internasional Islamic Fair (IIF) 2016 pemerintah bersama stake holder termasuk pelaku usaha terus bersinergi meningkatkan produk dagang dan jasa meningkatkan nilai tambah produk yang Islami.

Acara IIF 2016 yang digelar di JIEXPO Kemayoran Jakarta, juga turut dimeriahkan dengan talkshow yang disampaikan antara lain Ketua Kadin Timur Tengah Hasan Gaido, Ketua Umum Saudagar Pengusaha Melayu Ilham Habibi, serta Direktur  BPRS Arta Fisabilliah Hitawan.

Hasan Gaido menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang digelar 20-23 Oktober 2016. Dirinya merasa bangga dan sangat mendukung acara itu. Menurutnya, dengan pameran bertaraf internasional, akan menjadikan nama Indonesia semakin berkibar bagi dunia juga dapat meningkatkan transaksi secara ekonomi semakin berjalan.

Melalui hal itu dirinya juga mengatakan akan berdampak pada meningkatnya investasi dan terciptanya lapangan pekerjaan sesuai dengan harapan pemerintahahan Jokowi-JK.

“Melalui ini juga dapat meningkatkan perdagangan yaitu menaikan ekspor ke negara tujuan khususnya Timur Tengah  dan umumnya dunia,” ucap Hasan Gaido kepada tangerangonline.id. melalui pesan elektronik Jum’at (21/10/2016).

Dirinya juga mengatakan, pengenalan budaya kepada bangsa-bangsa lain juga akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi Indonesia. Sehingga atas berbagai keuntungan melalui acara ini, dirinya juga berharap pada tahun berikutnya, pemerintah terus dapat semakin bersinergi dengan pelaku usaha menggelar acara ini lebih besar lagi.

“Seperti tadi turut ditampilkan juga seni pencak silat, debus dari Banten, serta tari Saman dari Aceh dalam acara yang berkelas internasional seperti ini, dan menjadi pertukaran atau pengenalan ragam budaya Indonesia,” ucapnya menambahkan.

Di samping itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap agar pelaku industri di Indonesia dapat memanfaatkan peluang dalam memenuhi permintaan pasar. Airlangga juga mengatakan peringkat yang dicatatkan Indonesia sebagai eksportir produk halal. Dikatakannya, Indonesia saat ini mendapat posisi ketiga pengekspor produk halal dalam pasar dunia.

“Sebagai pendukung, kita juga memiliki infrastruktur sertifikasi yang cukup memadai yang diselenggarakan oleh otoritas terpercaya, yaitu LPPOM MUI dan Komite Fatwa MUI,” jelasnya.

Untuk itu, politisi partai Golkar ini mengajak melalui acara IIF 2016 industri dalam negeri dapat terus menciptakan produk yang punya nilai tambah Islami. “Kami mengajak industri dalam negeri untuk menciptakan produk-produk dan jasa dengan nilai tambah Islami,” imbuh Menteri kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 itu. (Ed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here