Beranda Berita Anggaran Belanja 2017 Rp 3,2 Triliun, Silpa Tangsel Diperkirakan Rp 690 Miliar

Anggaran Belanja 2017 Rp 3,2 Triliun, Silpa Tangsel Diperkirakan Rp 690 Miliar

0

Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar sidang paripurna pengesahan Kebijakan Umum APBD (KAU)-Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Tangsel yang dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Benyamin Davnie, Plt Sekda Muhammad dan unsur eksekutif Pemkot Tangsel.

Hasil pembahasan dibacakan juru bicara Badan Anggaran DPRD, Tb. Bayu Murdani menyatakan, KUA PPAS jadi patokan SKPD untuk susun anggaran tahun 2017 dan ini jadi bahan RAPBD 2017.

Dalam KUA-PPAS, pendapatan ditetapkan Rp 2,6 triliun, Dana Perimbangan Rp 835 miliar, pendapatan lain-lain yang sah Rp 462 miliar.

Anggaran Belanja Rp 3,281 triliun, terdiri belanja tidak langsung Rp 746 miliar, belanja langsung Rp 2,53 triliun. Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Rp 669 miliar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tangsel Ahadi ketika ditanya terkait Silpa yang cukup besar mengatakan, adanya Silpa ini merupakan hasil penyusuran Badan Anggaran (Banang) saat rapat pembahasan KUA-PPAS. Dimana, kata Ahadi, nantinya silpa yang besar ini akan dimasukan ke anggaran 2017.

“Nantinya akan dimasukan ke pembiayaan di APBD 2017. Silpa nanti akan digunakan untuk program infrastruktur, pendidikan,” kata Ahadi

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, kesepakatan KUA-PPAS Tahun anggaran 2017 meliputi, Pendapatan ditetapkan Rp 2,6 triliun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 690 miliar, Pengeluaran Pembiayaan Daerah (PPD) Rp 22 miliar, sehingga biaya netto sebesar Rp 668 miliar dan belanja daerah Rp 3,281 triliun.

“Hasil kesepakatan ini selanjutnya akan menjadi landasan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2017,” kata Airin.

Airin menambahkan, hasil dari pelaksanaan pembangunan harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Tangsel.

“Program-program pro rakyat harus kita kedepankan melalui prioritas pembangunan yang telah kita sepakati,” ujarnya. (Ded)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini