Home Berita Polisi Gerebek Rumah Pembuat Miras Oplosan di Ciledug

Polisi Gerebek Rumah Pembuat Miras Oplosan di Ciledug

0

Sebuah rumah di Perumahan Duren Villa, Blok A, Ciledug, Kota Tangerang digerebek oleh Sat Narkoba Polres Metro Tangerang, Rabu (3/5/2017) dini hari. Penggerebekan dilakukan karena di dalam rumah tersebut diduga memproduksi miras oplosan jenis Ciu yang dijual di wilayah Jabodetabek.

Pantauan di lapangan, rumah milik Cong ini ternyata memiliki ruang rahasia yang khusus digunakan untuk meracik miras oplosan tersebut.

Sebuah ruangan di dalam kamar utama berukuran 3×6 meter ini terdapat drum berisi Ciu serta botol-botol kosong yang siap diisi miras oplosan tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan didampingi Kasat Narkoba AKBP Jonter Banurea mengatakan, kalau penggerebekan ini dilakukan adanya kecurigaan warga yang mengatakan adanya aktifitas penjualan miras.

“Kami mendapati laporan tersebut. Kemudian kami lakukan pengintaian, dan ternyata benar terdapat aktifitas pembuatan miras oplosan,” kata Kombes Pol Harry Kurniawan.

Ditambahkan Kombes Pol Harry Kurniawan bahwa omset yang didapat oleh pelaku Chong ini bisa mencapai Rp 900 juta. “Pelaku menjual miras tersebut ke wilayah Jabodetabek. Bahan baku berupa cairan akan kami lakukan pengecekan di laboratorium agar ketahuan kadar alkohol yang dikandungnya,” jelas Kapolres.

Barang bukti yang diamankan Sat Narkoba Polres Metro Tangerang yaitu 30 tong besar berisi minuman yang masih dalam proses. Kemudian 27 tong besar minuman yang sudah jadi serta ratusan botol minuman yang sudah siap edar.

Ketua RW 012, Jihan Manaf mengatakan bahwa Chong adalah penghuni lama di Perumahan Duren Villa. “Chong ini merupakan penghuni lama. Dan selama ini tidak ada aktifitas yang mencurigakan di rumah tersebut. Maka dari itu saya sempat kaget ketika ada pihak kepolisian yang melakukan penggerebekan,” katanya.

Sementara itu pemilik rumah yaitu Chong mengatakan bahwa minuman yang dibuat ini hanya racikan dari beras dan ragi. “Ini merupakan racikan turun temurun. Jadi kalau dibilang ini miras oplosan saya sangat keberatan. Karena ini merupakan obat,” pungkasnya.

Chong bisa dijerat undang-undang perlindungan konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara. (Nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here