Home Berita Bank Muamalat Gandeng Forum Komunikasi KBIH

Bank Muamalat Gandeng Forum Komunikasi KBIH

0

Memantapkan bisnis dengan berfokus di bidang Haji dan Umrah, Bank Muamalat menggandeng Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FK KBIH). Bank Muamalat pun mendukung penuh kegiatan FK KBIH, salah satunya menyediakan ruangan kerja bagi FK KBIH di Muamalat Tower Lantai 19, Jakarta.

“Kami menyediakan One Stop Service Hajj & Umrah (1hram). Melalui 1hram, Bank Muamalat mendedikasikan 1 lantai khusus untuk FK KBIH dan asosiasi-asosiasi travel haji & umrah demi menunjang segala aktifitas bisnis yang dijalankan,” ujar Direktur Ritel Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi dalam keterangannya, Jumat (2/3/2018).

Purnomo menyebutkan, Bank Muamalat memiliki solusi yang terpadu untuk layanan Haji dan Umrah. Pihaknya ingin menunjukan kepada stakeholders haji & umrah bahwa Bank Muamalat merupakan bank yang memiliki solusi terpadu untuk haji & umrah.

“Oleh karena itu kami giat mendukung aktifitas dan kegiatan FK KBIH seperti kegiatan hari ini, Bank Muamalat sangat berkomitmen dalam melayani umat,” katanya.

Adapun kegiatan yang dimaksud adalah, Seminar Nasional Revitalisasi Peran Pembimbing Haji Menuju Profesionalitas dan Kemandirian. Dalam seminar ini mengusung narasumber Prof. Dr. Nizar, MA. selaku Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Dr. Sodik Mujahid, dan Direktur Bina Haji Kemenag RI, Khoirizi.

FK KBIH bersama dengan Pemerintah melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah berkomitmen untuk mendukung rencana membangun ekosistem Haji dan Umrah yang menyeluruh dan terintegrasi.

Beberapa langkah yang dilakukan diantaranya mengeluarkan surat keputusan untuk pembentukan badan usaha PT. Nusantara Manasik Wisata. Ketua Umum FK KBIH, KH. Dr. Manarul Hidayat menunjuk Sapto Kashariyanto sebagai Direktur Utama dan Kyai Amir Mahmudin sebagai Direktur Keuangan.

“Mereka yang akan membantu memfasilitasi para Jamaah maupun KBIH dan Travel Haji dan Umrah untuk mendapatkan dan menyiapkan Tiket Pesawat, Land Arrangement (LA) maupun Pengurusan Visa yang lebih aman, mudah dan terjamin,” kata KH Manarul Hidayat.

Selain itu lanjut Manarul, juga merupakan dukungan terhadap langkah Bank Muamalat untuk membangun Marketplace bagi industri Haji dan Umrah di Indonesia.

“Sehingga dapat lebih transaparan, akuntable serta menghindarkan masyarakat terhadap efek negatif pengelolaan Haji dan Umrah yang tidak bertanggung jawab serta bermitra dengan Jamkrindo/Askrindo sebagai institusi penjamin guna memberikan kepastian keberangkatan Jamaah ke Tanah Suci,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, langkah lain juga akan dijajaki yakni membangun komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi terhadap perkembangan regulasi di Arab Saudi yang sangat fundamental.

“Hal ini agar dapat membantu harmonisasi Industri Haji dan Umrah di Indonesia, serta mendukung upaya KBIH di Pusat dan Daerah dalam melakukan peningkatan kapasitas bagi para pendamping sehingga akan lebih profesional dan Mandiri,” ucapnya.

Diketahui, pertumbuhan dana haji Bank Muamalat tercatat mencapai lebih dari Rp2,3 Triliun di tahun 2017 dengan jumlah nasabah yang melakukan porsi haji sebanyak hampir 87.000 porsi haji.

Di tahun 2018, Bank Muamalat menargetkan peningkatan 20 persen untuk pangsa pasar haji dan umrah dengan total 100 ribu porsi haji. Bisnis di segmen komunitas Muslim akan menjadi fokus Bank Muamalat di 2018. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here