Home Berita Dikabarkan Pesawatnya Pecah Ban di Bandara Soetta, Sriwijaya Air Beri Penjelasan

Dikabarkan Pesawatnya Pecah Ban di Bandara Soetta, Sriwijaya Air Beri Penjelasan

0

Pesawat Sriwijaya SJ-589 rute Makassar – Tangerang sempat dikabarkan mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang pada Senin (30/7) kemarin. Pihak Sriwijaya Air pun memastikan hal itu tidak terjadi.

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Retri Maya mengatakan, pesawat jenis Boeing 737-300 itu dapat landing atau mendarat dengan baik di Bandara Soetta.

“Sebenernya tidak ada masalah yaa. Jadi pada saat pesawat landing itu aman dan tidak ada masalah, baik pada penumpang maupun pesawatnya,” kata Maya kepada tangerangonline.id, Selasa (31/7/2018).

Maya menjelaskan, ketika roda pendaratan menyentuh runway sang kokpit kru atau Pilot in Command (PIC) merasakan ada sesuatu yang tidak seperti biasanya. Namun, Pilot berhasil mendaratkan pesawat walaupun tidak langsung menuju Apron.

“Pada saat itu (landing), PIC merasakan ada sesuatu (pada roda pendaratan). Makanya dia nggak mau masuk ke Apron dan meminta teknisi untuk mengecek keadaan,” jelas Maya.

Permintaan dari Pilot kepada teknisi Sriwijaya Air tersebut lanjut Maya, untuk memastikan keadaan roda pesawat aman atau tidaknya ataupun terdapat FOD (Foreign Object Damage).

“PIC ingin memastikan apakah ada faktor FOD atau dan lain sebagainya,” kata Maya.

Pesawat yang mengangkut 176 penumpang itu mendarat dengan mulus di Bandara Soetta sekira pukul 16.53 WIB. Seluruh penumpang dan awak kru selamat.

Terpisah, Branch Communication Manager Bandara Soetta, Haerul Anwar mengatakan, pesawat tersebut mengalami trouble landing gear saat mendarat.

“Info sementara terjadi trouble landing gear pada pesawat Sriwijaya (SJ-589) rute Makassar-CGK. Dan landing pukul 16.53 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Haerul.

Usai menurunkan penumpang, langsung dilakukan perbaikan terhadap pesawat tersebut. “Saat ini sedang dilakukan perbaikan,” ujar Haerul. (Rmt)