Home Home Sampahmu Adalah Emasku

Sampahmu Adalah Emasku

0
SHARE

Heru Santoso, aktivis lingkungan mendedikasikan hidupnya dalam sebuah gerakan bernama Rajane Resik Abdi Pertiwi. Mottonya sederhana, ‘Sampahmu adalah Emasku’. 

Di tangannya, tiada satupun sampah yang terbuang sia-sia. Sampah plastik dari botol air mineral misalnya, bisa disulap menjadi pot cantik. Sementara, sampah organik dirubah menjadi pupuk kompos.

Saat berkunjung ke rumah Heru, kita akan melihat banyak hasil pengolahan sampah dan ragam contoh pertanian organik. Ada Pupuk Organik Cair, Kompos, Lubang Biopori, Sayuran Hidroponik, dan lain sebagainya. Heru tinggal di Villa Dago Cluster Alam Asri Blok H24 No. 11-12, Pamulang, Tangsel. Selain sebagai tempat tinggal, rumahnya dijadikan sekretariat Rajane Resik.

Berbagai prestasi telah diraih oleh pria kelahiran 30 Juni 1965 ini, baik skala Nasional maupun Mancanegara, diantaranya; The Best Seller for Independent Dealer and Retailer, Singapore; The Best Seller for Direct Selling, Hawai; Dirby Word Convention, Ohio.

Penghargaan yang telah diraihnya, diakuinya tidak terlepas dari peran disekelilingnya terutama keluarga tercinta dan kerja tim yang selalu aktif memposting di media sosial.

Heru mengungkapkan, pada tahun 2012, dirinya juga pernah diintimidasi melalui telepon. Saat itu, Ia memposting di salah satu akun media sosialnya tentang korupsi pemerintah terkait dana pengelolaan sampah. Lalu diancam akan dibunuh oleh orang yang tidak dikenal. Tapi hebatnya, Heru justru menjawab dengan gagah melalui akunnya.

“DENGARKAN JAWABAN SAYA INI, WAHAI PENGECUT !!! SAYA ORANG INDONESIA, DAN INI NEGARA SAYA !!!…PROGRAM PENGOLAHAN SAMPAH YG SAYA LAKUKAN BUKAN UNTUK BISNIS, TETAPI KEGIATAN SOSIAL DEMI KEMANUSIAAN….SAYA BERBAGI ILMU YG BERMANFAAT UNTUK MASYARAKAT SUPAYA SADAR DAN PERDULI DG LINGKUNGAN, KARENA HANYA ITU YG BISA SAYA BERIKAN BAGI NEGARA SAYA !!!…APAKAH ANDA TERMASUK ORANG INDONESIA YG PUNYA RASA TENTANG INDONESIA ???!!!….ANDA HANYALAH SEORANG PENGECUT DAN PECUNDANG !!!…PENGKHIANAT BANGSA !!!…SILAHKAN ANDA KORUPSI DAN MERAMPOK UANG RAKYAT, TAPI JANGAN HALANGI PERJUANGAN SAYA !!!…SEKALIPUN ANDA MENGANCAM INGIN MEMBUNUH SAYA DENGAN JAWABAN INI, SAYA TIDAK TAKUT MATI KALAU MEMANG ITU SUDAH SURATAN DAN KEHENDAK TUHAN…( sampaikan salam saya untuk anak istri dan keluarga anda semua )…MERDEKA,”

Idealisme serta keberanian Heru ini terbangun sejak usia dini, jiwa aktivisme dan nasionalismenya diturunkan melalui darah ayahnya yang dahulu seorang Jenderal Tentara Nasional Indonesial (TNI) Bintang 1.

Heru menghabiskan masa kecilnya di Surabaya. Ia lulus Sekolah Dasar (SD) pada tahun 1976 di Kota Surabaya dan lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Semarang dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kendal.

Tak cukup sampai di situ, Heru memperoleh gelar sarjana dari Universitas Jayabaya Jakarta. Kemudian melanjutkan Strata-2 (S2) di Semarang. Selain sebagai aktivis lingkungan, Heru juga pernah menjadi Dosen dan Direktur di beberapa perusahaan besar. 

Kini, Heru memilih fokus mengembangkan Rajane Resik sekaligus berkarir di birokrasi sebagai tenaga ahli Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tangsel. (Muf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here