Home Berita Taksi Berstiker Bandara Banyak tak Taati Rambu Lalu Lintas

Taksi Berstiker Bandara Banyak tak Taati Rambu Lalu Lintas

0

Taksi berstiker Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Taksi Bandara Soetta) merupakan salah satu moda transportasi yang resmi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Namun, masih banyak pengendara (supir) Taksi berstiker yang tidak memahami ketentuan dan aturan berlalu lintas. Padahal, pelanggaran dan minimnya pemahaman berlalu lintas di jalan raya menjadi faktor utama kecelakaan.

“Kami rutin melakukan penyuluhan kepada pengemudi taksi berstiker bandara. Karena, masih belum memahami tentang aturan berlalu lintas yang baik dan benar,” kata Kapolsubsektor Sheraton AKP Bambang Askar Sodiq kepada Tangerangonline.id, Rabu (2/3/2016).

Menurutnya, kecelakaan lalu lintas sebagian besar diawali dengan pelanggaran dan kurangnya kesadaran akan keselamatan dalam berkendara.
“Berdasarkan data dan fakta di lapangan, bahwa 95 persen kecelakaan lalu lintas diawali karena pelanggaran lalu lintas, salah satunya karena gagal paham tentang aturan berlalu lintas,” ujarnya.

Dampaknya kata Sodiq, selain dapat membahayakan si pengendara itu sendiri juga mengancam keselamatan pengguna jalan raya lainnya bahkan penumpang yang berada dalam taksi tersebut.

Ia mencontohkan, taksi berstiker yang dari arah Terminal Bandara langsung putar balik lewat depan Polsubsektor Sheraton, padahal disana terdapat rambu larangan berputar arah.
“Banyak sekali dari mereka (supir-red) beralasan tidak melihat rambu yang ada, padahal jelas jelas terdapat dua rambu larangan putar arah. Tapi masih saja kami temui seperti itu,” keluhnya.

Kendati demikian, Sodiq mengaku pihaknya lebih melakukan teguran dan melakukan kegiatan penyuluhan kepada para supir taksi berstiker itu.

“Mohon maaf, kami Polisi tidak merasa bangga menindak pelanggaran lalu lintas. Namun kewajiban kami menjamin keselamatan pengguna jalan. Justru pelaku pelanggaran lalu lintas sendiri yang menghendaki untuk ditindak petugas,” imbuhnya.

Anggota Polsubsektor, sambung Sodiq, secara konsisten sudah melakukan kegiatan preemtif dan preventif terhadap supir taksi bersticker dengan konsisten memberikan himbauan dan upaya agar mereka lebih memahami keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

“Berubah dari diri sendiri sejak dini dan melakukan perubahan dari hal yang kecil, akan sangat berarti guna pembangunan manusia Indonesia yang bermartabat, dan alangkah indahnya bila semua bersinergi untuk mewujudkan keamanan keselamatan berlalu lintas,” himbaunya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here