Home Agenda Pamulang Pet Festival Undang Antusiasme Pengunjung

Pamulang Pet Festival Undang Antusiasme Pengunjung

0

Pamulang Equestrian akan menggelar Pamulang Pet Festival pada Agustus mendatang. Rencananya, acara tersebut akan menghadirkan sekitar puluhan komunitas hewan peliharaan atau yang biasa disebut pet.

“Equestrian ini kan sebenernya tempatnya kuda ya di Pamulang. Kuda juga bagian dari pet. Tapi konsep dari Pamulang Pet Festival ialah ingin mengenalkan tentang dunia pet yang lebih luas kepada masyarakat, bukan hanya pet kuda,” ujar Irham, penggagas Pamulang Pet Festival kepada tangerangonline.id, Sabtu (16/4/2016).

Festival tersebut akan dikemas seperti bazaar pada tanggal 27 sampai 28 Agustus 2016, sambung Irham, ada yang jual makanannya juga nantinya. Jadi Pamulang Pet Festival bukan hanya menyuguhkan pameran hewan, tapi juga kuliner.

“Acara ini petama kali diadakan pada tahun lalu (2015). Dengan melihat antusiasme pengunjung saat itu, kami berinisiatif untuk menggelar event ini setiap tahunnya,” beber Irham.

Menurutnya, dengan adanya agenda tersebut masyarakat akan tahu lebih jauh tentang seluk beluk hewan. Biasanya, seseorang diterkam oleh hewan sebab tidak mengetahui apa yang difikirkan oleh hewan. “Kebanyakan orang akan merasa terancam kalo dikejar anjing, tanpa disadari bahwa sikap anjing tersebut adalah sebagai upaya pertahanan hewan untuk melindungi dirinya dari ancaman manusia. Nah, ini kan ada semacam miskomunikasi,” selorohnya.

Rencananya, hewan-hewan yang ada di Pamulang Pet Festival akan dilepas begitu saja di area taman, agar pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan secara langsung. Tujuannya, agar pengunjung bisa merasakan bagaimana suasana berbaur bersama hewan. “Selain berwisata, pengunjung juga akan diberi edukasi tentang cara memahami keinginan hewan,” tandas Irham.

Harga yang dibanderol oleh panitia untuk masuk ke area Pamulang Pet Festival relatif murah. Pengunjung tidak akan mengocek lebih dari Rp 30 ribu untuk bersukaria bersama hewan.

Gagasan besar Irham ini bermula dari pengalamannya saat melihat Musang yang dipelihara oleh koleganya. “Awalnya, saya pikir cuma anjing yang bisa dibermain dengan manusia. Oh ternyata Musang juga bisa. Salah satu kolega saya pecinta Musang memperlihatkan aksinya di depan mata saya. Musang dilepas dari kandangnya dan berlari sekencang-kencangnya, tapi saat majikannya memanggil, Musang tersebut langsung putar balik dan kembali ke kandang,” ujarnya.

Jauh lebih dari pada itu, Irham sendiri ingin membuka mata warga Pamulang bahwa Pamulang Equestrian merupakan tempat wisata yang ramah, tidak eksklusif sebagaimana yang dipersepsikan oleh warga.

“Orang kalo ditanya, tahu Pacuan Kuda (Pamulang Equestrian)? Pasti jawab, ya. Tapi kalo ditanya, pernah masuk? Jawabnya pasti, tidak. Masyarakat mempersepsikan bahwa Pacuan Kuda eksklusif dan tertutup untuk umum. Persepsi ini yang ingin kita hapus dengan adanya Pamulang Pet Festival,” pungkas Irham yang juga cucu pemilik Pamulang Equestrian itu. (Muf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here