Home Berita Bekraf Perkenalkan Aplikasi Bisma di Tangsel, Apa Fungsinya?

Bekraf Perkenalkan Aplikasi Bisma di Tangsel, Apa Fungsinya?

0

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), Ricky Joseph Pesik, memperkenalkan aplikasi BISMA (Bekraf Information System and Mobile Application). Aplikasi ini bertujuan memajukan pelaku usaha kreatif di Indonesia, Khususnya Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Saya berharap Bisma dapat menjadi sumber inspirasi dan mempermudah para pelaku ekonomi kreatif dalam peningkatan kapasitas pengelolaan usahanya,” katanya, Kamis (10/8/2017).

Ia menyatakan, BISMA adalah aplikasi berbasis web dan smartphone yaitu Android dan iOS. Sedangkan fungsinya untuk berbagi informasi dan wawasan yang berguna bagi kesuksesan industri kreatif. Selain itu, BISMA mendorong para pelaku memiliki jejaring dan memperoleh kesempatan mendapatkan fasilitasi dan dukungan bagi pengembangan usahanya dari Bekraf.

“BISMA bukan hanya sebagai aplikasi milik pemerintah saja, tetapi sebagai wahana bersama para pelaku kreatif di Indonesia untuk memajukan perkembangan usahanya sehingga memberikan insight dan transfer knowledge antar para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produksinya,” ucapnya.

Wakil Walikota Benyamin Davnie mengatakan, Tangsel sangat mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif, salah satunya dengan membangun gedung Innovation Center yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Daejeon Korea Selatan. Selain itu, Kota Tangerang Selatan juga memberikan bantuan peralatan, permodalan, dan mengikutsertakan para pelaku usaha dalam pameran.

“Pemerintah Kota Tangsel mendukung para pelaku usaha untuk mengembangkan hasil produksinya menjadi lebih kreatif dan Inovatif. Pelaku usaha ini telah membuat Kemajuan Ekonomi secara signifikan,” ucap pria yang akrab disapa Bang Ben

Bang Ben menyatakan, banyak hasil usaha ekonomi kreatif yang dihasilkan di Kota Tangsel, salah satu yang terkenal adalah produk kuliner, di antaranya Sagon Bakar Ibu Irma dan Bir Pletok Bang Jay tokoh Betawi, sehingga ia berharap Melalui BISMA ini para pelaku usaha bisa lebih mengetahui cara perdagangan atau pemasaran produksinya.

“Melalui BISMA ini, saya berharap pelaku usaha di Tangsel bisa lebih Inovatif dan kreatif dalam memasarkan hasil produksinya,” ucapnya.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Produksinya Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan hal yang sama diman pelaku usaha harus pintar membaca selera pasar, harus bisa mengemas produknya secara apik untuk menarik konsumen. Ia juga mengatakan bahwa pelaku usaha Kota Tangsel sudah banyak mewakili Provinsi Banten untuk acara dan pameran Ekonomi Kreatif.

“Berbagi daerah bersaing di bidang Ekonomi Kreatif, maka sebagai pelaku usaha kita harus mengetahui cara pemasarannya untuk menarik konsumen,” ucapnya. (Arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here