Home Berita Tangsel Kaos Geser Ide Blog Derita Kampus

Tangsel Kaos Geser Ide Blog Derita Kampus

1

Empat sekawan mendirikan Tangsel Kaos pada November 2014 untuk usaha memproduksi bahan pakaian yang disablon. Kantornya berlokasi di perumahan Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Empat sekawan tersebut yaitu Dian, Putra, Hafidz dan Farhan. Mereka mahasiswa yang baru lulus, sehingga berkongsi membuka usaha bersama. 

Mereka beranggapan, menjalankan usaha secara bersama-sama pasti akan sukses. Sekarang, Tangsel Kaos sudah mendapatkan omset Rp 20 juta perbulan.

Bermula dari perbincangan yang tak tau arahnya, Putra mencetuskan untuk membuka usaha rumah produksi sablon.

Awalnya mereka akan menulis di blog derita kampus dengan mengharapkan income dari periklanan yang numpang ke blognya. Namun ide blog Derita Kampus itu tak kunjung terlaksana, selanjutnya bergeser membuka usaha kaos.

Akhirnya mereka mulai usaha rumah produksi sablon dengan modal patungan perkepala Rp 5 juta. 

Mereka belajar tata cara sablon dari pengusaha clothing ternama di Banten, Deka (46). Mereka bisa bertemu dengan Deka, karena Hafidz masih kerabat Deka yaitu adik iparnya.

“Tangsel Kaos ini sebenarnya dari nama usaha clothing pak Deka yang sudah tidak lagi berjalan, akhirnya nama dan ilmu usahanya dikasih ke kita, Alhamdulillah tak terlalu sulit menjalankan usaha sablon ini,” kata Dian kepada tangerangonline.id saat di wawancara.

Mereka membagi tanggung jawab pekerjaan. Deka sebagai admin kantor, sedangkan Putra, Hafidz dan Farhan sebagai Promosi marketing.

“Setidaknya sedikit banyaknya, kekompakan kami sudah menuaikan hasil,” tambah Putra.

Ada 6 clothing dan beberapa perusahaan ternama yang sudah biasa memakai jasa Tangsel Kaos, dan pencapaian produksi Tangsel Kaos sudah mencapai angka 1000 produksi kaos.

Mereka berprinsip, tidak pernah mengecewakan pelanggan dan dalam pekerjaan tak pernah telat sesuai perjanjian yang sudah disepakati.

Biasanya untuk pemesanan satuan bisa dikerjakan 2 hari dan untuk produksi seribu ataupun lebih, itu diperkirakan sebulan bisa selesai. “Bahkan bisa kurang dari sebulan, kami bisa buktikan itu,” pungkas Putra meyakinkan. (Eno)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here