Home Berita CMS Foundation Bidik Pendidikan dan Ekonomi Keluarga

CMS Foundation Bidik Pendidikan dan Ekonomi Keluarga

0
SHARE
Fajar Kurniati (kiri) di rumahnya yang dijadikan kantor CMS Foundation, Pamulang.

Yayasan Citra Muslimah Sejati atau yang biasa disebut CMS Foundation merupakan salah satu lembaga sosial kemasyarakatan di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

CMS Foundation menempatkan dirinya untuk membidik pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan ekonomi keluarga. “Secara garis besar, kemajuan suatu masyarakat dimulai dari keluarga,” ujar Fajar Kurniati, Pendiri CMS Foundation saat ditemui di rumahnya Cluster Kencana Pamulang C11, Parakan, Pamulang,  Tangsel, Jumat (1/4/2016).

Dalam keluarga, sambung bunda Kurniati, setidaknya ada 2 hal pokok yang patut diperhatikan. Yakni pendidikan anak dan ekonomi. Sejak 2013, CMS Foundation merangkul beberapa Corporate Social Responsibility (CSR) di Tangsel untuk mengadakan kegiatan berupa pelatihan bagi guru-guru Paud.

“Menurut data yang saya peroleh, guru Paud tamatan S1 (Strata 1) hanya 20 persen saja. Sementara (guru Paud tamatan S1) yang linear (jurusan keguruan) hanya 1 persen saja. Itu artinya banyak guru Paud yang di luar standar ideal pendidikan,” paparnya.

Jika ada sarjana keguruan yang ingin menjadi guru, sambung Bunda Kurniati, maka kebanyakan mereka lebih memilih tidak mengajar di Paud. “Paud masuk dalam kategori pendidikan nonformal, oleh sebab itu guru-guru Paud tidak digaji dengan angka yang besar. Hanya Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu saja per bulan. Dengan gaji segitu,  gak mungkin lulusan S1 mau ngajar di Paud.” ungkapnya.

Oleh karena itu Bunda Kurniati bersama rekan-rekannya berinisiatif merangkul CSR untuk membantu guru-guru Paud.

“Caranya, kita gelar pelatihan guru Paud mulai dari jenjang dasar dan lanjut hingga jenjang mahir. Sementara itu, secara finansial, kita minta dukungan dari CSR,” papar perempuan 4 anak ini.

Dengan peningkatan kualitas guru Paud, ia berharap bisa mengembangkan pendidikan karakter anak. Sebab baginya, sikap agresif, antipati, dan minder yang terdapat dalam diri anak disebabkan pendidikan anak yang tidak tepat saat usia dini.

“Anak jaman sekarang kan mainannya gadget, entah itu buka internet atau main game. Ini yang menyebabkan anak lebih memilih main sendiri dan tidak membangun jejaring dengan sesamanya. Akibatnya, anak tidak akan memiliki rasa peduli, empati, dan percaya diri saat dihadapkan dengan lingkungannya,” selorohnya.

Mengenai ekonomi keluarga, CMS Foundation mendirikan Koperasi Citra Mandiri. Anggotanya khusus perempuan. “Selain fokus di Paud, kami juga ingin melakukan pemberdayaan perempuan. Kami menggelar beragam pelatihan untuk membina perempuan agar mandiri,” kata Kurniati.

Koperasi Citra Mandiri memberi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan diri, khususnya yang sudah berkeluarga agar bisa meningkatkan ekonomi keluarga.

“Caranya beragam, bisa dengan memberi bantuan modal dagang, atau memberi keterampilan. Hal tersebut dilakukan demi tercapainya tujuan kami, yaitu menjadi perempuan mandiri, berwawasan, dan berdayaguna bagi masyarakat” tutupnya. (Muf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here